Kasus Mees Hilgers di Twente Tuai Kecaman, Asosiasi Pemain Belanda Turun Tangan

Kasus Mees Hilgers di Twente Tuai Kecaman, Asosiasi Pemain Belanda Turun Tangan

[BOLA-MANIA.COM]
 Nasib bek timnas Indonesia, Mees Hilgers, di FC Twente tengah menjadi sorotan tajam setelah tak kunjung dimainkan dalam enam laga awal Eredivisie 2025/2026.

Hilgers dibekukan dari skuad utama karena menolak menandatangani kontrak baru, meski masa kerjanya di Enschede sejatinya masih berlaku hingga 2026.

VVCS Angkat Suara

Kebijakan Twente tersebut memicu reaksi keras dari Asosiasi Pemain Kontrak Belanda (VVCS). Direktur VVCS, Louis Everard, menilai tindakan klub tidak etis dan berpotensi melanggar aturan ketenagakerjaan.

“Klub telah menyalahgunakan kekuasaannya. Fakta bahwa seorang pemain dipaksa absen hanya karena belum memperpanjang kontrak adalah bentuk perundungan. Ini tidak sesuai dengan praktik profesional yang baik,” ujar Everard, dikutip dari media Belanda.

Transfer yang Gagal

Sebelumnya, Hilgers sempat membuka peluang hengkang pada bursa transfer musim panas. Ia dilaporkan diminati klub Prancis, namun kepindahannya batal karena tes medis tidak sempat dilakukan sebelum tenggat waktu.

Di hari terakhir bursa transfer Belanda, Hilgers juga hampir bergabung dengan Go Ahead Eagles. Sayangnya, negosiasi kedua klub gagal menemui kata sepakat.

Dilema Jelang Tugas Timnas

Situasi ini membuat posisi Hilgers serba sulit, terlebih Indonesia segera menghadapi dua laga krusial di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Tim Garuda dijadwalkan bersua Arab Saudi pada 8 Oktober, lalu menghadapi Irak tiga hari berselang.

Absennya Hilgers dalam dua laga internasional sebelumnya melawan Taiwan dan Lebanon sudah cukup merugikan, dan kini ketidakpastian di level klub dikhawatirkan akan kembali berdampak pada ketersediaannya untuk tim nasional.

Posting Komentar untuk "Kasus Mees Hilgers di Twente Tuai Kecaman, Asosiasi Pemain Belanda Turun Tangan"